25+ Tips dan Teknik Fotografi Keren Ala Profesional

Di era milenial saat ini fotografi sudah merupakan satu hal yang mutlak dan pastinya dilakukan oleh kalangan muda zaman sekarang. Terutama untuk kalangan influencer di dunia. Berikut akan saya jelaskan mengenai teknik fotografi.

Demi meraih hasil yang maksimal dan memukau sehingga hasil dari foto tersebut menjadi menarik banyak pihak.

Kata Fotografi sendiri berasal dari bahasa Inggris Photography. Berasal dari kata Yunani yakni Photos adalah cahaya dan Grafo adalah melukis atau menulis. Merupakan sebuah proses dengan menggunakan media dari cahaya.

Istilah umum dari fotografi yaitu sebuah proses atau metode agar menghasilkan gambar maupun foto sebuah obyek dengan merekam pantulan cahaya. Dengan mengenai obyeknya melalui media yang peka cahaya.

Tips Melakukan Fotografi

1. Pengambilan foto di waktu yang tepat

Tips pertama yang perlu Anda diketahui sebelum melakukan pengambilan foto yaitu dengan memperhatikan waktu yang tepat. Waktu yang cocok untuk pengambilan foto adalah di pagi antara pukul 07 sampai maksimal pukul 09 dan di sore hari. Antara pukul 15 hingga maksimal 17 sore agar dapat memaksimalkan pencahayaan dengan natural.

2. Lokasi pemotretan terkece

Tips kedua yaitu dengan melakukan pemilihan lokasi yang mendukung dan menarik. Karena akan dapat membantu menambah nilai plus pada foto yang peroleh. Semakin menarik dan bagus lokasi-nya, maka akan semakin bagus juga hasil yang akan didapat.

3. Pencahayaan yang mendukung

Pencahayaan menjadi sebuah elemen yang sangat penting dalam pemotretan. Karena bila tidak ada cahaya tentunya hasil yang akan didapatkan tidak akan maksimal. Beberapa teknik yang boleh digunakan yaitu side-light, back-light, dan siluet

4. Perhatikan besar objek yang muncul pada bidang gambar

Ada beberapa teknik yang boleh diterapkan untuk menghasilkan foto terbaik yang bisa dihasilkan yakni:

1. Close Up

  • jarak terlihat dekat.
  • Tampilan objek cenderung lebih besar, sehingga mudah membuatnya menjadi menarik.
  • Dominasi Objek di frame kurang lebih berkisar antara 70-90%

2. Extreme Close Up

  • Obyek yang dipotret melalui jarak yang sanat dekat sehingga detail obyek terlihat seperti tekstur maupun kerut wajah Nampak jelas.

3. Head Shot

Batasan yang di foto adalah dari atas kepala sampai dagu.

4. Medium Shot

  • Objek masih lumayan besar untuk dikomposisikan.
  • Dominasi objek kurang lebih 40-60%.

5. Medium Close Up

  • Batasan foto memiliki komposisi yaitu dari atas kepala sampai dada.

6. Mid Shot

  • Batasan Obyek dipotret dari atas kelapa sampai pinggangg, sehingga disebut dengan foto setengah badan.

7. Long Shot

  • Obyek terkesan seperti terlihat jauh.
  • Ditampilkan bersamaan dengan keadaan di sekeliling.
  • Masalah komposisi semakin tinggi.

8. Full Shot

Obyek di komposisi ini dipotret dengan Batasan dari atas kepala sampai ke ujung kaki. Foto ini disebut juga foto seluruh badan.

5. The rule of third

Merupakan garis pendukung yang bisa membantu kita untuk menemukan hasil foto lebih ideal. Dimana obyek boleh diletakkan di bagian paling kiri atau kanan pada sebuah frame foto

6. Komposisi objek

Di sebuah foto perlu pula kita pikirkan obyek apa saja yang akan kita masukkan ke dalam foto. Komposisi sendiri adalah proses dimana kita dapat menggabungkan beberapa elemen hingga menjadi satu kesatuan.

7. Setting Kamera yang akan digunakan

Sebelum memulai memotret obyek, hal yang perlu diperhatikan yaitu settingan kamera. Setingan ini bakal membantu mempertajam maupun membuat sebuah foto menjadi mempunyai suasana yang berbeda.

Beberapa settingan kamera yang standar bisa diatur adalah:

  • ISO
  • Shutter speed
  • Aperture.

8. Aksesoris Kamera

Berikut ini beberapa aksesoris yang dapat mendukung Anda dalam mengambil sebuah potret:

  • Tripod
  • Lensa
  • Baterai cadangan
  • Memory card
  • Flash eksternal
  • Kamera strip.

Bagi Anda pengguna andoid, pada postingan sebelumnya juga saya sudah pernah menulis mengenai 20 Aplikasi Edit Foto Android Bagi Pecinta Fotografi. Mungkin ini juga cocok bagi Anda yang suka mengedit foto.

25 Teknik Dasar Fotografi Bagi Pemula

Setelah memperoleh tips dalam melakukan fotografi, sekarang saatnya menelusuri ke tingkat yang lebih advance. Fotografi memiliki banyak teknik yang bisa dipelajari. Setiap tekniknya tersebut maka akan memperoleh hasil yang berbeda sesuai dari kegunaannya.

Berikut teknik dasar fotografi menurut jenisnya yaitu:

1. High Speed Photography

High Speed Photography
smashingmagazine.com

Teknik ini adalah menggunakan kecepatan sebagai unsur utamanya. Foto yang dihasilkan pun merupakan pengambilan gambar yang diperoleh dalam waktu yang sangat singkat. Kunci utama dalam mengambil foto ini adalah waktu pengambilan.

Contoh foto-foto dari high speed yakni:

  • Ketika balon air pecah
  • Tetesan air memantul saat jatuh ke atas permukaan air
  • Ketika kaca pecah
  • Saat cairan terbang di udara
  • Dan sebagainya.

Maka kecepatan foto ini akan sangat cepat sehingga membutuhkan beberapa alat bantuan seperti pelatuk suara pada kamera. Ketika ada suara muncul maka kamera akan dengan sigap langsung mengambil gambar.

2. Tilt-Shift Photography

Tilt-Shift Photography
store.dji.com

Pada dasarnya teknik ini membutuhkan gerakan khusus dan kamera yang berukuran sedang. Selain itu juga memerlukan sebuah lensa khusus. Tilt-shift merupakan sebuah pergerakan dan rotasi lensa kamera terhadap gambar. Lalu Tilt akan memberikan gambar tajam, sehingga shift akan menghasilkan gambar blur dan halus.

Umumnya teknik tilt-shift dipakai ketika kondisi model dengan latar belakang yang ingin dibuat terlihat jauh dengan blurnya. Contohnya: ketika orang menyeberangi jalan dan dimana ada gedung di depannya, akan tetapi gedung itu di blur dikarenakan efek shift. Sehingga contoh foto tersebut menjadikan lingkungan terasa lebih dalam.

3. Black and White Photography

Black and White Photography
lynda.com

Sama seperti namanya, teknik black and white memiliki hasil foto yang warnanya hitam dan putih. Untuk mengambil gambar hitam putih bisa dilakukan dengan mudah. Untuk mengubah settingan kamera Anda menjadi monokrom, satu warna, yaitu hitam ataupun putih.

Terdengar mudah, namun ada beberapa hal lainnya yang mesti diperhatikan dalam pengambilan foto hitam putih. Unsur yang mesti diperhatikan yaitu pencahayaan dan komposisi dari foto.

Unsur pencahayaan menjadi faktor utama karena hitam putih sangat memanfaatkan cahaya dalam menangkap bayangan pada benda. Komposisi dalam foto tersebut juga merupakan faktor utama. Karena keselarasan dari warna hitam dan putih merupakan alasan kenapa foto monokrom menjadi baik.

4. Teknik Fotografi: Motion Blur Photography

Teknik Fotografi Motion Blur Photography
digital-photography-school.com

Memiliki ciri yang sama dengan teknik High Speed, Motion Blur ini sangat memanfaatkan kecepatan pada suatu benda yang bergerak. Perbedaannya adalah pengambilan untuk teknik motion blur lebih mudah dibandingkan high speed. Alat yang dibutuhkan pun dalam teknik foto high speed membuat melakukan foto high speed menjadi terbatas.

Sedangkan untuk cara mengambil foto motion blur bisa dilakukan dengan kamera biasa yang diberikan slow shutter speed. Penggunaan software photoshop bisa membantu dalam memperoleh hasil motion blur lebih baik lagi.

5. Teknik Fotografi: Infrared Photography

Teknik Fotografi Infrared Photography
assets.newatlas.com

Pada dasarnya teknik ini adalah mengambil gambar dengan memakai cahaya infrared, namun pengambilan cahaya infrarednya tidak seluruhnya infrared. Penggunaannya dapat diatur melalui settingan kamera Anda masing-masing.

Alat yang diperlukan untuk membuat fotografi infrared antara lain:

  • Kamera digital yang sensitivitas baik terhadap infrared.
  • Filter kamera yang jelas (misalnya wratten 89B filter).
  • Image processing software.

6. Teknik Fotografi: Night Photography

Teknik Fotografi Night Photography
blog.mypostcard.com

Dalam melakukan pengambilan foto dimalam hari juga memiliki tekniknya sendiri. Untuk tekniknya adalah dengan mengandalkan pencahayaan serta timing saat melakukan foto. Cahaya bisa dibuat sendiri dengan memakai lampu karena pada malam hari tidak ada matahari.

Mengenai hasil dari teknik dasar fotografi di malam hari akan ditentukan melalui aperture yang disesuaikan pada timing foto.

7. Teknik Fotografi: Smoke Art Photography

Teknik Fotografi Smoke Art Photography
masterclass.com

Sesuai namanya berikut adalah teknik dalam mengambil foto asap, ya, asap. Fotografi ini mengambil gambar asap karena asap sendiri memiliki lekukan yang bervariasi dan sesuai dengan udara yang ada pada ruangan. Untuk cara pengambilan foto asap ini bisa digunakan dengan memakai dupa,

karena dupa dianggap cukup murah, fleksibel, serta tahan lama. Untuk warna asap dalam foto bisa diubah dengan software editorial sehingga fotonya akan tampak menjadi lebih variasi.

8. Teknik Fotografi: Macro Photography

Teknik Fotografi Macro Photography
steemitimages.com

Makro pada umumnya merupakan teknik dasar yang dilakukan secara dekat terhadap benda-benda yang lebih kecil. Makro memerlukan lensa makro dan kamera yang mendukung foto makro pada dasarnya.

Sebenarnya juga bisa dilakukan dengan lensa normal, namun hasilnya tidak sebaik yang makro. Untuk lensa-lensa makro antara lain: lensa makro, lensa makro zoom, dan lensa close-up.

9. Teknik Fotografi: HDR

Teknik Fotografi HDR
naturettl.com

High Dynamic Range atau HDR merupakan salah satu teknik dasar dalam melakukan fotografi. HDR ini dapat membantu foto untuk menghasilkan pencahayaan yang lebih baik sehingga hasilnya gambarnya pun menjadi lebih hidup.

Teknik HDR akan memerlukan software dalam mengatur kembali foto supaya hasilnya maksimal. Cara mengambil foto HDR bisa dilakukan dengan foto RAW auto exposure serta foto yang dilakukan berulang-ulang. Contohnya melakukan 5 foto dengan eksposur dari -2 hingga +2.

10. Teknik Fotografi: RAW processing

Teknik Fotografi RAW processing
mibreit-photo.com

Sebelumnya juga sempat dijelaskan mengenai RAW, namun tidak secara lengkap. Untuk lebih singkatnya RAW adalah gambar yang diambil tanpa melakukan kompres terhadap file gambar. Kompres ini bisa membuat gambar kekurangan kualitasnya dan tidak dapat memperoleh hasil yang maksimal. Foto RAW seperti pada sebuah variable dalam fotografi, perlu diolah kembali sesuai dengan kebutuhannya pada software fotografi.

11. Panoramic Photography

Panoramic Photography
wallpaperflare.com

Teknik panorama merupakan sebuah teknik agar mendapatkan foto lingkungan sekitar secara luas. Pada foto panorama ini bisa diambil dengan menggabungkan beberapa foto secara horizontal hingga menjadi satu foto.

Untuk mengambil foto ini bisa dilakukan dengan menggunakan kamera maupun memakai smartphone. Khusus untuk penggunaan kamera lebih disarankan agar menggunakan tripod karena dengan itu akan membuat gambar menjadi stabil dan tidak mudah goyang.

12. Architecture Photography

Architecture Photography
adorama.com

Untuk foto arsitektur akan lebih menonjolkan sisi artistik dan keindahan yang ada pada sebuah bangunan. Bangunan tersebut antara lain: rumah, gedung tua, kantor, kastil, dan lainnya. Dalam pengambilan gambar bangunan ini akan sangat dipengaruhi dengan pattern, tekstur hingga warna.

13. Low Light Photography

Low Light Photography
photoswithphones.com

Penggunaan cahaya dalam fotografi sudah menjadi dasar utama untuk setiap teknik dasar fotografi. Foto dengan intensitas cahaya kurang juga memiliki tekniknya sendiri agar bisa menghasilkan gambar yang baik. Padahal teknik ini sangat serupa dengan foto dalam malam hari, namun perbedaannya yaitu low light tidak wajib menunggu malam hari tiba.

14. Food Photography

Food Photography
inibaru.id

Teknik ini cukup sering dilakukan dalam membuat katalog, menu, poster, dan lainnya serta berhubungan dengan promosional makanan. Umumnya fotografi makanan memperhatikan pencahayaan dan komposisi dari makanan itu sendiri.

Pencahayaan dipakai dalam menentukan sisi makanan yang mau ditonjolkan. Dalam memperlihatkan tekstur kasar yang kelihatan oleh mata, maka akan diperlukan pencahayaan yang kuat. Sedangkan tekstur yang lembut dan kecil-kecil memerlukan cahaya yang lembut. Maksud komposisi disini adalah penggabungan makanan maupun tata letak makanan hingga makanan tersebut terlihat lebih indah.

15. Child Photography

Child Photography
sriandjanaphotography.com

Umumnya anak-anak cukup sulit di foto karena mereka lebih sering bergerak secara mendadak / tiba-tiba. Pengambilan foto anak bisa dilakukan dengan kamera yang memiliki gambar yang tajam serta memiliki sedikit noise.

Pengaturan ISO boleh dilakukan dengan secara auto dan dibuat 1600 untuk full frame dan 800 non-full frame. Pengambilan gambar terbaik adalah ketika anak-anak sudah makan dan mereka baru saja bangun ketika di pagi hari. Alasannya adakah mereka menjadi lebih aktif dan ceria dibandingkan waktu lainnya.

16. Baby Photography

Baby Photography
banjarmasin.tribunnews.com

Dalam pengambilan foto pada bayi juga lebih sulit karena bayi belum dapat mengerti apa yang dikatakan oleh manusia lainnya secara umum. Untuk pengambilan foto bayi bisa dilakukan dengan menarik perhatian dari si bayi tersebut, kemudian melakukan foto dengan cepat.

Foto yang bisa dilakukan diantaranya adalah seperti: makro, close-up, black and white, dan tidak terbatas pula untuk melakukan variasi lainnya. Hal yang mesti diperhatikan yaitu jangan memakai flash secara langsung kepada bayi. Karena mata bayi belum mampu dalam menerima cahaya yang sangat terang seperti flash. Jika ingin menggunakan flash maka cahaya flash perlu dipantulkan terlebih dahulu.

17. High-Key Photography

High-Key Photography
lightstalking.com

Fotografi high-key merupakan foto yang sering dipakai oleh wanita dan anak-anak. Dalam penggunaan teknik pada wanita dan anak-anak dikarenakan foto ini dapat menampakan kecantikan terhadap kulit mereka yang halus.

Pada foto ini akan memberikan intensitas cahaya yang kuat serta pengaturan cahaya juga menjadi faktor yang sangat penting dalam teknik ini. Tujuan dari high-key supaya menampilkan keindahan dari objek yang difoto tersebut dan menghilangkan bayangannya sebisa mungkin.

18. Candlelight Photography

Candlelight Photography
live.staticflickr.com

Lilin juga bisa digunakan menjadi subjek dari foto. Untuk menampilkan foto yang baik dari lilin memiliki ISO 1600 dan lebih. Serta memakai aperture yang besar dalam menangkap gerakan api. Flash boleh dimatikan dan lebih baik memakai eksposur secara manual.

Untuk lilin yang digunakan lebih baik dalam bentuk jumlah yang banyak sehingga nantinya menjadi lebih artistik dan membuat bayangan menjadi lebih halus.

19. Long Exposure Photography

Long Exposure Photography
amazon.com

Teknik long eksposure sering dipakai dalam lingkungan alam. Contohnya seperti: air terjun, ombak, pohon dan lainnya. Untuk cara mengambil gambarnya adalah dengan melalui pengaturan eksposur.

Sama seperti namanya, eksposur dibuat menjadi interval yang cukup panjang. Fotografi ini memakai ND Filter dalam membantu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

20. Minimalist Photography

Minimalist Photography
wikimedia.org

Fotografi minimalis sama seperti namanya yakni “minimal” teknik ini menggunakan sedikit objek pada foto yang diambil. Dalam pengambilan foto minimalis sangat bergantung dari komposisi foto tersebut. Secara umum foto ini memiliki warna yang sangat cerah ataupun warna hitam dan putih.

Teknik dasar fotografi minimalis wajib memberikan cerita maupun suatu makna meski foto tersebut hanya memiliki satu objek di dalamnya.

21. Teknik Fotografi: Wildlife Photography

Teknik Fotografi Wildlife Photography
jadiberita.com

Selanjutnya adalah mengambil gambar pada hewan yang berada di alam bebas. Teknik ini cukup terbilang sulit untuk dipelajari, dikarenakan banyaknya jenis hewan dan setiap hewan memiliki ciri khasnya tersendiri.

Mengambil fotografi hewan liar juga merupakan sebuah tantangan karena hasil yang lebih baik bisa didapatkan setelah mempelajari dengan baik mengenai hewan tersebut.

Hal yang dipelajari adalah seperti keunikan hewan, gerak-gerik hewan dan lain sebagainya. Pengambilan foto hewan liar juga mesti dilakukan dengan sangat hati-hati karena hewan tersebut juga memiliki insting yang tajam.

22. Teknik Fotografi: Star Photography

Teknik Fotografi Star Photography
tutsplus.com

Penggunaan tripod juga sudah menjadi dasar utama untuk mendapatkan foto bintang yang baik serta kamera yang diatur dengan manual. Beberapa peralatan lainnya yang bisa dipakai antara lain seperti lensa yang lebar, timer untuk kamera, dan jenis kamera yaitu full-frame.

Foto bintang lebih baik dilakukan dengan melakukan perencanaan yang cukup matang. Hal yang mesti diperhatikan untuk melakukan pengambilan foto bintang yaitu gerakan bulan, cuaca, dan posisi foto. Cara melakukannya adalah dengan menyetel lensa kamera hingga selebar mungkin namun tetap fokus.

23. Street Photography

Street Photography
digital-photography-school.com

Teknik street photography merupakan teknik dasar yang menggambarkan atas kejadian sehari-hari yang terjadi. Tidak mesti dilakukan di jalanan, namun boleh juga dilakukan di tempat publik lainnya, selama masih memperlihatkan kegiatan manusia.

Hasil lebih baik apabila dilakukan secara candid atau tidak diketahui oleh yang difoto. Teknik foto ini juga dapat mengandalkan momen, emosi serta komposisi untuk ditampilkan sebagai foto.

24. Teknik Fotografi: Sports Photography

Teknik Fotografi Sports Photography
streetcenterindonesia1.blogspot.com

Fotografi ini diambil ketika jelang olahraga ataupun saat melakukan aktifitas dengan dinamika yang terbilang cukup tinggi. Penggunaan ISO yang tinggi dan posisi foto merupakan kunci utama dalam memperoleh foto yang bagus.

Alangkah lebih baik lagi bila dilakukan pada momen-momen penting yang ada. Karena ekspresi manusia dan emosinya juga akan berubah. Untuk alat lain yang dibutuhkan yaitu lensa zoom yang lumayan besar dan tripod untuk sebagai penyangganya karena olahraga pada umumnya dilakukan di lapangan yang luas.

25. Flash Photography

Flash Photography
all-things-photography.com

Untuk penggunaan flash tidak hanya sekedar membantu penerangan saja, namun memiliki tekniknya tersendiri. Flash bisa memberikan fokus terhadap objek yang diinginkan, kemudian memberikan intensitas cahaya yang dibutuhkan pada titik tertentu. Lalu memaksimalkan tekstur dari suatu benda.

Lain dari itu flash juga bisa memberikan warna yang berbeda apabila diberikan filter warna didepan flash. Teknik flash ini bisa diaplikasikan untuk jenis fotografi lainnya, sehingga yang menjadi kunci utama disini adalah sering melakukan eksperimen.

Oke, Demikianlah yang dapat Nirvanaharapan jelaskan terkait tips dan teknik dalam melakukan fotografi yang baik. Semoga dengan adanya postingan kali ini dapat bermanfaat dan bisa menghasilkan foto yang bagus. Terima Kasih!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + five =