18 Cara Mempercepat Windows 10 (Paling Ampuh)

Apakah Anda sedang mengalami masalah pada Windows 10 seperti performa yang semakin lambat? Bila jawabannya adalah iya, Anda wajib membaca tulisan ini sampai selesai, karena dalam tulisan ini akan memberikan solusinya untuk Anda dengan cara mempercepat Windows 10.

Performa pada Windows 10 yang terasa lambat bisa terjadi karena adanya beberapa faktor, mulai dari Human Error atau sistem Windows 10 itu sendiri. Maka dari itu diperlukan langkah yang tepat supaya Windows 10 yang berjalan pada laptop / komputer Anda semakin cepat dan anti lemot.

Cara Mempercepat Windows 10

Ada beberapa cara yang perlu Anda perhatikan untuk mempercepat Windows di laptop / komputer Anda. Mari kita simak penjelasan hingga akhir.

1. Memenuhi Standar Kebutuhan Sistem

Hal yang perlu dipertimbangkan oleh pengguna sebelum menggunakan Windows 10 supaya performa laptop / komputer Anda baik yaitu dengan melihat spesifikasi dari laptop tersebut. Dikutip melalui situs resmi Microsoft, berikut ini merupakan standar hardware yang diperlukan untuk menginstall Windows 10 yakni :

  • Processor : 1 GHz.
  • RAM : 2 GB untuk 64-bit dan 1 GB untuk 32-bit.
  • Hard Disk Space : 20 GB untuk 64-bit dan 16 GB untuk 32-bit.
  • Graphics Card : Kompatibel dengan DirectX 9 atau lebih baru dengan driver WDDM 1.0.
  • Display : 800×600.

Bagi Anda yang awalnya menggunakan Windows 7 atau 8 dan akan meng upgradenya ke Windows 10. Sebaiknya lihat dulu spesifikasi laptop Anda supaya mendapatkan performa terbaik.

Meski dari beberapa kasus, Windows 10 dapat berjalan di bawah standar yang ditentukan. Tetapi, untuk mendapatkan performa terbaik dalam menggunakan Windows 10, ada baiknya penuhi standar di atas agar bisa berjalan dengan lancar.

2. Upgrade Hardware

Bila Anda telah mengetahui standar yang ditentukan untuk performa terbaik pada Windows 10 dan laptop / komputer. Namun, Anda tidak memenuhi standar tersebut. Maka sebaiknya Anda melakukan upgrade hardware. Anda boleh meng upgrade Processor, RAM, VGA, ataupun Harddisk Untuk performa yang lebih baik, direkomendasikan untuk Anda supaya menggunakan SSD.

3. Blokir Telemetry Services

Kini Windows semakin melacak setiap penggunanya dengan berbagai alat dan tekniknya sendiri. Hal tersebut terus-menerus mengirim serta mengambil data menuju server pada latar belakang. Seluruh layanan telemetri latar belakang ini dapat menghabiskan sumber daya PC yang penting sehingga membuat PC Anda menjadi lambat.

Untuk cara memblokir layanan telemetri ini supaya tidak berjalan di latar belakang, Anda boleh menggunakan file host yang dipersonalisasi. Dengan cara ini akan memblokir server dan komputer dari membangun komunikasi.

Ada seorang pengguna yang bernama Scorthyn on Reddit sudah membuat file host dan Anda bisa memakainya di PC Windows 10 Anda. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukannya.

  • Silahkan Anda unduh terlebih dahulu file hostnya.
  • Kemudian Ekstrak file ZIP tersebut lalu klik kanan pada file batch mvps. Setelah itu, pilih Run administrator.
  • Kemudian klik Yes untuk menjalankan file hostnya.
  • Di layar selanjutnya, Anda tekan tombol apa saja untuk menutup jendela. Sekarang, layanan telemetri akan diblokir di komputer Anda. cara ini akan sangat mempercepat kinerja dari Windows 10 karena tidak akan ada komunikasi latar belakang.

4. Mematikan Background Apps

Aplikasi yang berjalan pada background / belakang tentu saja memakan resource RAM, baik itu Desktop Apps maupun Modern Apps. Untuk Desktop Apps, Anda boleh mematikan melalui Task Manager dan untuk Modern Apps Anda dapat mematikan melalui halaman di setting.

Perlu juga Anda ketahui bahwa rata-rata Modern Apps Windows 10 dapat memakan bandwidth secara diam-diam dan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Dengan mematikan Modern Apps, pastinya Anda akan dapat menghemat bandwidth internet.

Walaupun mungkin aplikasi perpesanan serta email memerlukan sinkronisasi latar belakang, seperti Calculator dan Candy Crush tidak memerlukannya sama sekali. Aplikasi ini akan terus berjalan sehingga membuat komputer menjadi lemot dan menguras baterai.

Oleh sebab itu, untuk mempercepat Windows 10, matikan terlebih dahulu aplikasi latar belakangnya. Berikut cara melakukannya:

  • Anda buka Settings di Windows lalu klik Privacy.
  • Kemudian disini, Anda scroll ke bawah dan buka tab Background Apps yang terletak di panel kiri. Kemudian nonaktifkan “Let apps run in the background.” Bila Anda mau menyesuaikan tiap aplikasi, Anda boleh melakukannya juga.

5. Matikan Visual Effect

Bila Anda lebih mementingkan performa dibandingkan dengan tampilan pada Windows 10,  Anda boleh mematikan Visual Effect. Dengan cara begitu Anda akan dapat meningkatkan performa dan kecepatan di Windows 10.

Caranya yakni buka Windows + Run (Winkey + R) > Lalu ketikkan System Properties Advanced > Setelah itu, pilih menu Performance > Settings.

6. Uninstall Aplikasi yang Tidak Terpakai

Salah satu cara untuk dapat menghemat penyimpanan data dan sekaligus meningkatkan performa Windows 10 yaitu dengan meng uninstall atau menghapus aplikasi yang tidak terpakai. Terlebih jika Anda pengguna laptop / komputer OEM yang biasanya terdapat banyak software bawaan dari pabrik.

7. Non-aktifkan Aplikasi Startup

Ada beberapa aplikasi yang berjalan secara otomatis ketika laptop / komputer Anda baru saja dinyalakan. Hal itu akan cukup berpengaruh terhadap kecepatan sistem dalam melakukan booting.

Bahkan bila Anda belum membukanya secara manual aplikasi atau program tersebut berjalan di latar belakang. Aplikasi ini menggunakan sumber daya komputer di latar belakang sehingga memperlambat Windows secara signifikan.

Masalah terbesar aplikasi startup ini yaitu mereka menjadikan Windows 10 PC Anda lambat untuk di boot. Hal itu karena terdapat dua aplikasi yang melahap sumber daya pada PC Anda.

Maka dari itu, Anda boleh mencoba solusi yang akan kami berikan yaitu dengan menonaktifkan aplikasi startup yang memang tidak diperlukan. Caranya yakni Anda bisa masuk ke Task Manager > Lalu navigasikan ke tab Startup > Eksekusi.

Lakukanlah hal ini pada setiap aplikasi yang tidak diperlukan, ini akan mempercepat Windows 10 setiap kali Anda menghidupkan PC.

Note: Seiring waktu, dengan menginstal software/program baru, maka bisa ditambahkan ke daftar startup ini. Oleh karena itu, terus Anda periksa tab aplikasi startup secara berkala dan segera juga nonaktifkan aplikasi yang tidak perlu.

8. Non-aktifkan Cortana

Apabila Anda menggunakan Cortana secara teratur, untuk itu Anda bisa mengabaikan pada poin ini. Akan tetapi, jika Anda tidak memakai Cortana kemudian ingin membatasi pencarian Anda hanya untuk PC, lebih baik menonaktifkannya saja sekaligus.

Hal ini akan menghemat banyak sumber daya komputer yang disebabkan Cortana karena terus memonopoli memori dan sumber daya yang tidak penting pada latar belakang. Oleh karena itu, silahkan ikuti langkah-langkah berikut untuk cara menonaktifkan Cortana sehingga akan mempercepat Windows 10 dengan signifikan dan anti lemot.

  • Saya sudah membuat 2 file Registry yang bisa mengaktifkan dan mematikan Cortana hanya dalam 1 klik. Maka silahkan Anda unduh file tersebut Disable Enable Cortana.
  • Kemudian Anda klik dua kali pada Disable Cortana lalu klik Run. Setelah itu, restart komputer Anda lalu Cortana akan hilang.
  • Apabila Anda ingin mengaktifkan Cortana kembali, maka Anda hanya cukup klik dua kali pada Enable Cortana. Selanjutnya, restart lagi komputer Anda dan Cortana akan aktif kembali.

Note: Setiap kali update Windows, maka Microsoft akan selalu mengaktifkan Cortana kembali. Oleh sebab itu, Anda wajib menjalankan file Registry tersebut untuk mengaktifkannya kembali.

9. Mengaktifkan Disk Write Caching

Anda dapat mempercepat Windows 10 dengan cara mengaktifkan Disk Write Caching. Cara ini dapat memanfaatkan RAM sebagai penyimpan data untuk sementara / cache sebelum akhirnya dikirim menuju Disk. Sehingga dalam melakukan management RAM akan lebih efisien.

Sebenarnya untuk mengaktifkannya sangatlah mudah. Langkah pertama Anda boleh buka Device Manager > Disk Drives > Setelah itu, klik kanan Properties > Lalu navigasikan ke tab Policies > Centang opsi Enable write caching on this device > Selanjutnya klik OK.

10. Gunakan 1 Antivirus

Merupakan kesalahan apabila Anda menginstal beberapa aplikasi Antivirus dalam memproteksi PC Anda. Antivirus sendiri memeriksa integritas file pada latar belakang yang ketika gilirannya akan memakan penggunaan disk.

Dengan mempunyai banyak antivirus tentunya akan menjadikan komputer Anda berjalan lambat. Bahkan, dengan menginstal antivirus di Windows 10 benar-benar bisa dihindari karena sudah dilengkapi dengan Windows Defender yang telah diinstal sebelumnya.

Sejujurnya hal tersebut cukup bagus dan bisa diandalkan.

Akan tetapi, jika komputer Anda diserang oleh beberapa virus jahat kemudian Windows Defender tidak bisa menghapusnya. Saya sarankan bagi Anda menginstal Malwarebytes untuk membersihkan komputer Anda. Karena Malwarebytes akan dapat mempercepat Windows 10 serta menghapus virus.

11. Scan Antivirus dan Malware Secara Rutin

Dengan adanya virus ataupun malware pada sistem juga merupakan salah satu penyebab utama menurunnya performa sistem Windows 10. Karena itu pastikan Anda selalu memeriksanya dengan Antivirus secara rutin. Ada banyak sekali antivirus yang dapat Anda gunakan, mulai dari yang gratis sampai yang berbayar. Atau Anda boleh juga memanfaatkan antivirus bawaan yakni Windows Defender.

12. Update Windows 10 dan Driver

Cara mempercepat Windows 10 yang terakhir adalah dengan melakukan update sistem Windows 10 dan driver. Dengan Anda melakukan update Windows 10 dan driver secara rutin, tentunya akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan performa laptop Anda sekaligus juga menutup celah bug dan menjadikan sistem uptodate.

13. Cara Mempercepat Windows 10 dengan Menonaktifkan Windows Update

Dengan menonaktifkan Update Windows memang bukanlah saran yang baik. Karena kita tidak akan dapat menerima fitur-fitur terbaru, perbaikan serta implikasi keamanan. Akan tetapi, Windows sangat buruk dalam menangani update sehingga membuat PC akan menjadi sangat lambat.

Contohnya, bila Anda menjalankan komputer lama dengan memiliki spesifikasi berdaya rendah, akan tetapi Anda tidak ingin menginstal pembaruan fitur. Namun, dari pihak Microsoft sendiri mendorong setiap pengguna melakukan update Windows.

Sehingga Windows akan terus mengunduh serta mentransfer file besar lewat latar belakang yang secara signifikan bakal memperlambat PC Anda.

Alahkah lebih baik untuk menonaktifkan update dan menyalakannya hanya saat Anda ingin memperbarui Windows 10 Anda. Hal ini akan membongkar PC Anda melalui proses latar belakang yang tidak perlu, terutama akan mempercepat kinerja dari Windows 10 Anda.

Oleh karena itu, untuk menonaktifkan update Windows, yuk simak langkah-langkah berikut ini.

  • Silahkan Anda tekan tombol Windows + R secara bersamaan di keyboard. Kemudian sebuah jendela kecil akan muncul pada sudut kiri bawah. Lalu ketik services.msc dan tekan tombol enter.
  • Selanjutnya jendela Services akan terbuka. Nah, di sini Anda scroll ke bawah dan cari Windows Update. Lalu klik kanan dan buka Properties.
  • Kemudian klik tombol Stop dan ubah Startup Type menjadi Disable. Terakhir, Anda klik tombol OK.

Note: Meski cara di atas baik dalam menghentikan siklus pembaruan Windows sekarang ini, itu akan diaktifkan kembali setelah beberapa waktu. Agar sepenuhnya menonaktifkan update Windows, Anda wajib memblokirnya dengan menggunakan firewall. Saya telah menulis panduannya secara detail di cara menonaktifkan update Windows 10.

14. Cara Mempercepat Windows 10 dengan Mengelola Pengaturan Windows

Ada beberapa cara untuk melakukan Pengaturan Windows yang wajib Anda ubah dalam memaksimalkan kinerja di PC Windows 10 Anda. Dari semua opsi tersebut, kita boleh mulai dengan Opsi Daya.

Change Power Plan

  • Silahkan Anda buka Settings dan klik System.
  • Setelah itu, klik di menu Power & Sleep pada panel kiri. Kemudian klik Additional Power Settings pada panel kanan.
  • Selanjutnya di jendela Control Panel, Anda pilih High Performance untuk rencana daya Anda. Sekarang Anda akan dapat melihat peningkatan kinerja mulai sekarang.

Nonaktifkan Delivery Optimization

Dalam memberikan update yang cepat, Windows mempunyai sesuatu yang disebut dengan Delivery Optimization. Ini menggunakan PC pada jaringan lokal untuk melakukan transfer potongan file update menuju komputer terdekat.

Apabila Anda tetap menghidupkannya, maka komputer Anda bisa digunakan sebagai simpul sehingga terhubung dengan komputer lain untuk mengirim file update.

Biarpun ini adalah upaya terbaik dari Microsoft, hal ini dapat mengakibatkan penurunan kinerja. Selain itu, akan memakan bandwidth Anda sehingga bisa menurunkan kinerja komputer Anda dengan cara keseluruhan. Dengan cara mematikannya maka akan secara efektif mempercepat Windows 10.

  • Silahkan Anda buka Settings dan klik Update and Security.
  • Kemudian di situ klik pada Advanced Options.
  • Setelah itu, scroll ke bawah dan klik Delivery Optimization.
  • Langkah terakhir, Anda matikan saklar dibawah Allow download from other PCs. Selesai deh!

Mengubah Privacy Settings

  • Anda buka Settings dan klik Privacy.
  • Selanjutnya buka tab Diagnostics and feedback. Anda ubah Data Diagnostik menjadi Basic. Hal ini fungsinya mencegah Microsoft untuk mengirim sejumlah besar data pada latar belakang.

Note: Ada banyak pilihan di bawah Privacy Settings. Disarankan bagi Anda untuk melalui setiap menu kemudian memutuskan apakah Anda ingin menyerahkan data Anda ke Microsoft atau tidak. Namun jika tidak, nonaktifkan dulu supaya menghentikan telemetri konstan pada latar belakang sehingga bisa mengeluarkan beberapa sumber daya dari komputer Anda. Dengan cara ini akan dapat meningkatkan kinerja dan mempercepat Windows 10 Anda.

15. Nonaktifkan Pengindeksan di Komputer Windows 10 yang lebih lama

Sederhananya, Pengindeksan adalah menyimpan semua daftar file yang terletak pada PC Anda. Tentunya hal ini akan membantu Windows dalam menemukan file dengan cepat saat Anda melakukan pencarian.

Namun, terkhusus pada PC lama, proses pengindeksan ini memakan terlalu banyak sumber daya sehingga menjadikan PC/komputer sangat lambat. Perhatikan juga bahwa bila Anda menggunakan PC Windows yang konfigurasinya kuat, maka dengan menonaktifkan pengindeksan tidak akan membuat perbedaan.

Alasan mengapa saya rekomendasikan untuk menonaktifkan pengindeksan ini yaitu karena mempunyai kinerja yang baik setiap saat melebihi pencarian sangat cepat dalam sehari. Intinya adalah, apabila Anda menggunakan PC lama yang konfigurasinya rendah maka lanjutkan dan nonaktifkan pengindeksan agar mempercepat kinerja PC Windows 10.

Note: Mitos yang terkenal sekarang ini adalah bahwa dengan menonaktifkan pengindeksan akan mematikan pencarian Windows. Hal itu tidak benar. karena Anda masih bisa mencari pada PC/komputer Windows Anda. Namun untuk proses menemukannya akan menjadi sedikit lebih lambat.

  • Silahkan Anda buka My Computer lalu klik kanan pada drive C:. Setelah itu, pilih Properties.
  • Kemudian hapus centang Allow files in this drive to have contents indexed pada bagian bawah. Selanjutnya, klik tombol Apply.
  • Di layar berikutnya, Anda pilih Apply Changes to drive C:\, subfolders, and files dan klik Ok.
  • Maka Drive C akan mulai melakukan deindexing dan butuh waktu untuk menyelesaikan tugas. Biasanya waktunya tergantung pada berapa lama Anda sudah menggunakan PC Anda. Memang agak bervariasi mulai dari 5 sampai 30 menit.
  • Untuk sepenuhnya menonaktifkan pengindeksan, Anda buka jendela Services dengan menekan tombol Windows + R. Lalu ketik services.msc dan tekan tombol enter.
  • Di jendela Services, carilah Windows Search dan klik kanan Pilih Properties.
  • Selanjutnya klik tombol Stop, lalu ubah jenis startup menjadi Disabled. Tak perlu khawatir, ini tidak akan menonaktifkan pencarian Windows, namun hanya menghentikan pengindeksan file selanjutnya. Terakhir, klik Ok dan selesai deh!

16. Cara Debloat Agar Mempercepat Windows 10

Sekarang ini, Windows sudah menjadi sangat membengkak dengan aplikasi serta layanan yang tidak berguna. Aplikasi ini akan memakai RAM penting, daya pemrosesan dan ruang disk. Secara signifikan ini akan memperlambat sistem dan sering dibiarkan berantakan.

Bagian yang paling menyedihkan yakni bahwa Anda bahkan tidak bisa menghapus instalasi aplikasi tersebut melalui Control Panel. Oleh karena itu, untuk menemukan solusinya, yaitu dengan menggunakan hak istimewa Administrator serta Kebijakan Eksekusi dalam menghapus aplikasi dan layanan tersebut.

Berikut ini beberapa langkah untuk melakukannya, sehingga dengan cara ini akan dapat mempercepat Windows 10 secara signifikan.

Note: Cara ini adalah dengan menggunakan script PowerShell otomatis untuk mempercepat Windows 10. Dikembangkan oleh developer bernama Sycnex di GitHub. Pastikan juga Anda memakai Windows di akun Administrator.

  • Langkah pertama adalah dengan mengunduh file ZIP Windows 10 Debloater di page GitHub. Kemudian klik Clone or Download dan klik Download ZIP.
  • Setelah itu, ekstrak file ZIP lalu buka. Anda akan mendapati tiga file utama, dengan mengklik kanan di Windows10DebloaterGUI lalu pilih Run with Powershell.
  • Saat menjalankan pertama, nantinya akan menanyakan apakah Anda memberikan izin Kebijakan Eksekusi ke skrip. Maka ketik saja Y lalu tekan enter agar memungkinkan script PowerShell dijalankan.
  • Kemudian jendela Windows 10 Debloater akan terbuka. Silahkan Anda klik Remove All bloatware. Kemudian akan mulai menghapus layanan dan aplikasi tersebut.
  • Untuk proses ini akan memakan waktu yang tidak sebentar, sehingga diharapkan Anda untuk tetap bersabar. Serta, Anda akan diminta dengan banyak dialog selama proses untuk melakukan konfirmasi kembali terhadap tindakan Anda. Oleh sebab itu, periksalah PC/komputer Anda selama prosesnya berlangsung.
  • Jika proses debloating telah selesai, lalu restart PC Anda.

Sekarang Windows 10 Anda sudah sepenuhnya bebas dari mengasapi tanpa aplikasi yang tidak perlu. Kemudian Anda akan melihat peningkatan yang luar biasa pada kinerja komputer Anda dan mempercepat Windows 10 dengan optimal.

17. Cara Mempercepat Windows 10 Menggunakan Browser yang Efisien

Kebanyakan dari kita tentunya pasti menggunakan browser web pada PC/komputer Windows 10 dalam menjelajah internet. Dalam kasus ini, saya memakai Chrome setiap saat karena saya jauh ke dalam ranah Google.

Akan tetapi, cukup populer untuk mengetahui bahwa Chrome merupakan hogger sumber daya. Hal ini benar-benar memakan sebagian besar sumber daya pada PC saya, sehingga membuatnya lambat. Apabila Anda sedang mengalami masalah seperti saya, maka Anda bisa menggunakan browser yang lebih baik dan cocok untuk ekosistem Microsoft.

Sekarang ini Microsoft telah meluncurkan Microsoft Edge yang berbasis Chromium dan terlihat lumayan mengagumkan. Kinerjanya pun setara dengan Chrome dan tidak heran, ia memakan daya dan sumber daya yang lebih sedikit dibandingkan dengan  Google Chrome. Bagian terbaiknya yaitu Anda bisa memasang ekstensi Chrome pada Edge baru supaya Anda tidak kehilangan banyak hal.

18. Cara Mempercepat Windows 10 dengan Beralih ke SSD

Saya percaya bahwa Windows 10 merupakan Operation System (OS) yang hebat. Meski tidak sebagus macOS, namun Windows 10 lambat dikarenakan hardware yang ketinggalan. Karena sebagian besar dari kita memakai Windows 10 di hard drive mekanis (HDD) yang cukup lambat serta menghasilkan kinerja yang lambat.

Akan tetapi, dengan menukarnya menjadi solid state drive (SSD) yang lebih modern akan mempercepat Windows 10 hingga ke tingkat lebih besar. SSD lebih cepat dibandingkan HDD, hal itu karena chip memori flash-nya. Untuk perbedaan antara SSD dan HDD yakni seperti siang dan malam.

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan terkait bagaimana cara mempercepat Windows 10 yang perlu Anda ketahui supaya performa laptop / komputer Anda akan semakin baik. Sekian dan terima kasih.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + 15 =